Dua Robot Sterilisasi Buatan LIPI Siap Kerja di Rumah Sakit | robot mainan | robot trading | robot x

 

Dua Robot Sterilisasi Buatan LIPI Siap Kerja di Rumah Sakit

robot


robot mainan | robot trading | robot x - Tim peneliti Institut Sains Indonesia (LIPI) di Bandung membuat dua jenis robot untuk sterilisasi ruangan. Robot otonom serbaguna 20 (RN20) dan Smart Smart UV-C Sanitizer (SI-SUSAN) dapat dikontrol dari jarak jauh untuk membersihkan bagian dari berbagai virus yang menyebabkan penyakit, termasuk Covid-19.

Hendri Maja Saputtra dari Pusat Penelitian Energi Listrik LIPI dan Mekatronik LIPI menjelaskan, Robot Otonomi 20 (ROM20) serbaguna (ROM20) adalah alat sterilisasi yang dilengkapi dengan tiga subsistem multifungsi modular. Distribusi adalah subsistem ultraviolet U-Type C (UV-C), subsistem Panel Pemanasan Panel Panel Pemanasan Disinfektan.
Pada operasinya, ROM20 dapat dikontrol nirkabel (remote nirkabel) dan modul Bluetooth smartphone. "Dengan jarak kontrol 23 meter hingga 23 meter," katanya melalui siaran pers LIPI, Kamis, 4 Februari 2021.


ROM20 memiliki roda yang dapat beralih ke berbagai arah. Kemungkinan menghindari rintangan, robot dapat mengikuti garis arah yang ditentukan.

Meskipun Robot SI-SUSAN adalah perangkat sterilisasi spasial portabel menggunakan sinar UV-C yang dikontrol secara cerdas untuk sterilisasi virus Covid-19. Si-susan dieksploitasi menggunakan aplikasi berdasarkan Android.

LIPI memberi dua robot di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Hibah ini berkolaborasi dengan LIPI dengan Kementerian Teknologi / Penelitian dan Penelitian dan Inovasi Nasional sebagai bagian dari program inovasi BAKTI .

Direktur RSHS Bandung Nina Susana Dewi mengatakan dua subsidi robot adalah alat paling canggih yang pernah diterima selama periode pandemi. "Kehadiran RM20 dan Si-Susan akan sangat membantu efektivitas dan efisiensi petugas RHS," katanya.

Sebelumnya, pada Juli 2020, LIPI dikirim ke gerlink LIPI kecepatan tinggi Nasal Canula 01 (GLP HFNC-01) atau perawatan oksigen seimbang di RSHS Bandung. Alat tersebut, menurut Nina, telah banyak digunakan untuk membantu pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Indonesia.

Asisten Ilmu Teknik LIPI, Agu Harono, mengatakan bahwa sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengumumkan pandemi CVIV-19, LIPI berfokus pada pencarian penelitian. Untuk memanipulasi pandemi ini. Beberapa hasil ulasannya disebutkan telah diotorisasi dan dipasarkan

Posting Komentar

0 Komentar

ORDER VIA WHATSAPP