Serunya Membuat Robot Light Follower Bersama Mahasiswa ITB
robot mainan | robot trading | robot x - Di era manusia modern dan digital, manusia difasilitasi oleh sejumlah teknologi yang ada. Bahkan di negara maju, dalam kehidupan sehari-hari, telah dibantu oleh keberadaan robot.
Keterampilan robotika tentu penting. Terutama hari ini, dunia berada di era Revolusi Industri 4.0. Di Indonesia sendiri, pelajaran robot juga telah diperkenalkan di sekolah. Bahkan ada institusi yang menyediakan kursus robot untuk anak-anak.
City of the SA.Ac.id, Institut Teknologi (SA) Ten Nopember (SON) Institute of Technology (SA) memperkenalkan teknologi robot kepada siswa di sekolah sebagai bentuk kontribusi masyarakat.
Menurut anggota tim layanan masyarakat, Subekti J., di era Revolusi Industri 4.0 menggunakan teknologi dalam semua aspek. Oleh karena itu, pengenalan teknologi robot di antara siswa sangat diperlukan.
"Anak-anak daripada generasi negara berikutnya harus dilengkapi dengan kemampuan teknologi, khususnya di bidang robotika," kata hakim Seninnya (28/08/2021).
Perkenalkan pengikut Robot Light kepada siswa
Hakim dengan tim lain kemudian meluncurkan pembelajaran robotika untuk siswa. Siswa teknik listrik ini menjelaskan, ia dan tim sengaja menggunakan robot sederhana sebagai bahan untuk pembelajaran awal robotik untuk anak-anak.
Baca juga : Pengertian Tipologi Jaringan Lengkap dengan Macam-macamnya
"Kami mengevaluasi pengikut lampu robot yang diadaptasi dengan pengenalan robot pada anak-anak," kata hakim. Pengikut lampu robot adalah robot yang mampu bergerak untuk mengikuti cahaya.
Hakim menjelaskan, pengalihan cahaya robot juga memiliki banyak aplikasi pada berbagai kegiatan di sekitar kita. "Sebagai deteksi cahaya tanaman dengan air," kata hakim.
Undanglah siswa untuk mengenali komponen elektronik
Layanan masyarakat siswa-siswanya dilakukan di Muhammadiyah College 13 Lamongan. Siswa belajar tidak hanya teori dasar robotika, tetapi juga belajar untuk merakit robot itu sendiri.
Proses ini memungkinkan anak-anak untuk menghafal berbagai komponen elektronik dan bisnis menggunakan alat perakitan seperti pengelasan.
Cara memperkenalkan robot seperti ini telah berhasil diterapkan oleh tim layanan masyarakat dan Tim Muhammadiyah Tim Tengah Lamongan.
Tim memimpin oleh Dr. I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda memberikan modul untuk membuat robot pengikut cahaya dan mengadakan proses latihan praktik di sekolah.
Hakim menyatakan bahwa lokasi pengabdian masyarakat dipilih karena banyak sekolah yang tidak mengetahui robotika wilayah tersebut. Dia berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi cara bagi siswa untuk menemukan minat dan bakat mereka terhadap robot.
"Kami juga berharap bahwa siswa dapat mempelajari teknologi robot yang lebih dalam dan mampu membuat robot yang menguntungkan pria di masa depan," pungkasnya.
Baca juga : 4 Jenis Jaringan Internet, Wi-Fi Masuk Jaringan Apa?

0 Komentar